"Huwa, Anta, Ana"
"La huwa Illa Huwa"
(Tiada dia selain Dia)
"La anta Illa Anta"
(Tiada engkau selain Engkau)
"La ana Illa Ana"
(Tiada aku selain Aku)
Tentu yang dimaksud bukanlah "Aku" yang ini yang berucap "Aku". Yang dimaksud adalah Aku yang terpisahkan dari "aku"
"Huwa, Anta, Ana" hanyalah hijab atau dinding penghalang, dalam kondisi ini segenap perintah dan larangan berguguran. Segenap isyarat, indikasi dan petunjuk pun sirna.
كُلِّ شَيْءٍ هَالِكَ إِلَّا وَجْهَهُ
"Semuanya sirna kecuali Esensi-Nya"
(Q.S. al-Qashhash: 88)
=====================================
al-Niffari, al-Mawaqif wa al-Mukhatabat : 104-105
Kamu adalah barang hilang yang selalu aku cari.
Bila kamu menemukan-Ku pada dirimu, maka cukuplah kamu bagi-Ku.
=====================================
Lantas aku yang sekarang adalah aku yang bagaimana.!?

Komentar
Posting Komentar